GEMASUMATRA.COM, BANDA ACEH — Kementerian Agama menyalurkan bantuan sekitar Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam yang terdampak banjir di Aceh.
Bantuan tersebut disalurkan kepada 956 lembaga melalui dua skema, yaitu bantuan operasional pendidikan serta bantuan sarana dan prasarana pascabencana.
Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama Basnang Said menyampaikan bahwa dukungan tersebut diarahkan untuk menjaga keberlangsungan pembelajaran sekaligus membantu pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak.
Dari total bantuan, sekitar Rp15,29 miliar dialokasikan sebagai Bantuan Operasional Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam Pascabencana kepada 305 lembaga. Sementara itu, sekitar Rp49,94 miliar disalurkan untuk bantuan sarana dan prasarana kepada 651 lembaga.
Bantuan sarana dan prasarana dapat digunakan untuk mendukung pembangunan dan rehabilitasi gedung, penyediaan fasilitas belajar, serta pengadaan sarana penunjang pendidikan, termasuk perangkat teknologi informasi dan komunikasi.
Secara keseluruhan, nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp65.228.745.140. Kementerian Agama berharap dukungan tersebut dapat mempercepat pemulihan kegiatan pendidikan dan mengurangi gangguan proses belajar di lembaga yang terdampak bencana.
Sumber: Kementerian Agama melalui ANTARA.






