Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Persiapan Upacara HUT RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Pemerintah menyatakan persiapan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Istana Merdeka telah mencapai 99 persen.

Upacara HUT RI 2026
Upacara HUT RI 2026

JAKARTA – Pemerintah menyatakan persiapan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka telah mencapai 99 persen menjelang pelaksanaan pada Senin, 17 Agustus 2026.

Kesiapan tersebut disampaikan setelah pelaksanaan gladi bersih di kompleks Istana Kepresidenan pada Sabtu, 15 Agustus.

Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai unsur upacara untuk memastikan rangkaian peringatan dapat berlangsung sesuai rencana.

Selain kesiapan teknis, rangkaian HUT ke-81 RI tahun ini juga melibatkan pertunjukan seni dan budaya.

Baca Juga:  Generasi Z Protes Kenaikan PPN 12% di Istana Merdeka

Salah satu unsur yang telah siap adalah Paskibraka tingkat pusat. Sebanyak 76 pelajar yang berasal dari seluruh 38 provinsi telah resmi dikukuhkan pada 15 Agustus.

Masing-masing provinsi mengirimkan dua perwakilan. Aceh diwakili Muhammad Hibban Annafis dan Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang.

Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka menjadi agenda utama rangkaian kegiatan 17 Agustus tingkat nasional.

Baca Juga:  Logo HUT RI ke-81 Ternyata Dirancang Desainer Asal Padang

Pedoman resmi pemerintah tahun ini juga telah diedarkan kepada kementerian, lembaga, pemerintah daerah dan satuan pendidikan sebagai acuan pelaksanaan peringatan.

Pemerintah menetapkan tema HUT ke-81 RI tahun 2026, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Berbagai daerah di Sumatra juga menggelar upacara di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, sekolah hingga lingkungan masyarakat.

Baca Juga:  Peringatan 17 Agustus: Mengenang Kemerdekaan Republik Indonesia yang Berharga

Upacara pada 17 Agustus menjadi bagian dari peringatan 81 tahun sejak Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan pada 1945.

Menjelang pelaksanaan, pemerintah memastikan detail teknis dari personel upacara hingga rangkaian seni telah melalui tahap gladi.

Masyarakat yang tidak mengikuti upacara secara langsung tetap dapat mengikuti rangkaian peringatan melalui siaran yang disediakan pemerintah dan media penyiaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *