PADANG – Universitas Andalas dijadwalkan mengumumkan hasil penerimaan mahasiswa baru program pascasarjana Gelombang III Semester Ganjil 2026/2027 pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Jadwal resmi Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas mencatat pendaftaran Gelombang III berlangsung pada 2 Juni hingga 28 Juli 2026. Peserta kemudian mengikuti Tes Potensi Akademik atau TPA pada 30–31 Juli dan tahap wawancara pada 3–7 Agustus 2026. Pengumuman kelulusan ditetapkan pada 12 Agustus 2026.
Dengan jadwal tersebut, peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan seleksi perlu memantau kanal resmi Universitas Andalas untuk mengetahui hasil seleksi serta informasi registrasi berikutnya. Jadwal penerimaan juga menunjukkan periode daftar ulang Semester Ganjil 2026/2027 berakhir pada 15 Agustus 2026.
Penerimaan mahasiswa pascasarjana Universitas Andalas pada 2026 dilaksanakan dalam tiga gelombang. Gelombang pertama telah melalui tahapan seleksi pada awal tahun, sedangkan gelombang kedua diumumkan pada Juli. Gelombang III menjadi tahapan penerimaan berikutnya menjelang dimulainya semester ganjil tahun akademik 2026/2027.
Universitas Andalas membuka pendidikan pascasarjana pada jenjang magister dan doktor serta sejumlah program pendidikan profesi. Dalam informasi penerimaan 2026, biaya pendaftaran tercantum sebesar Rp600 ribu untuk program magister dan Rp750 ribu untuk program doktor. Peserta juga diingatkan untuk memeriksa ketersediaan program studi pada setiap periode penerimaan sebelum melakukan pendaftaran.
Bagi peserta Gelombang III, tanggal 12 Agustus menjadi salah satu tahapan penting karena menentukan kelanjutan proses menuju registrasi mahasiswa.
Namun, peserta sebaiknya tidak mengandalkan informasi yang beredar melalui pesan berantai atau media sosial. Status kelulusan, prosedur pembayaran, dan informasi registrasi perlu diperiksa melalui kanal resmi Universitas Andalas untuk menghindari informasi yang tidak akurat.
Universitas Andalas merupakan salah satu perguruan tinggi utama di Sumatera Barat sehingga penerimaan mahasiswa pascasarjana juga menjadi bagian penting dari pengembangan pendidikan tinggi dan sumber daya manusia di wilayah Sumatra.






