MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menawarkan sejumlah peluang investasi dan kerja sama kepada Belgia dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumut, Medan.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menerima Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, David Jordens, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi pada sejumlah sektor, antara lain industri, perkebunan, akademik, olahraga, dan teknologi.
Pemerintah Provinsi Sumut menyatakan ingin menciptakan iklim investasi yang aman dan nyaman sekaligus mendorong kerja sama yang memberikan dampak terhadap pembangunan daerah.
Salah satu sektor yang mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut adalah olahraga. Pihak Belgia melihat fasilitas olahraga di Sumatera Utara sebagai salah satu peluang untuk mengembangkan kerja sama.
Potensi tersebut tidak hanya berkaitan dengan atlet, tetapi juga teknologi dan industri pendukung olahraga, seperti pengelolaan lapangan, pencahayaan, desain, serta peluang mempertemukan pelaku usaha kedua pihak.
Sektor perkebunan juga menjadi bagian pembahasan. Belgia menilai pengembangan kelapa sawit dapat diarahkan pada peningkatan produktivitas lahan yang telah ada tanpa harus memperluas areal perkebunan.
Selain itu, Pemerintah Sumut melihat peluang kerja sama pada bidang akademik dan teknologi.
Pertemuan dengan perwakilan Belgia diharapkan menjadi langkah awal sebelum pembahasan kerja sama yang lebih konkret dilakukan oleh pemerintah maupun pelaku usaha.
Sumatera Utara memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat ekonomi di Pulau Sumatra dengan sektor perkebunan, industri, perdagangan, dan jasa yang berkembang.
Pemprov Sumut berharap investasi yang masuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang kerja dan transfer teknologi.
David Jordens sendiri baru ditunjuk sebagai Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN pada Agustus 2026.






