Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

El Niño Kuat Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027, Sumatra Waspadai Karhutla

BMKG memprediksi El Niño kuat bertahan hingga awal 2027 dan meningkatkan risiko kekeringan serta karhutla di Sumatra dan Kalimantan.

Karhutla Sumatra
Karhutla Sumatra

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Niño akan bertahan setidaknya hingga awal kuartal pertama 2027. Intensitasnya diperkirakan mencapai tingkat kuat dan dapat memicu musim kemarau yang lebih kering serta berlangsung lebih lama di sejumlah wilayah Indonesia.

Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 509 Zona Musim atau sekitar 54,5 persen luas daratan Indonesia telah memasuki musim kemarau. Puncak kemarau diproyeksikan terjadi pada Agustus di sekitar 48,84 persen wilayah dan berlanjut pada September di 25,41 persen wilayah.

BMKG juga mendeteksi 5.019 titik panas hingga 29 Juli 2026. Titik panas tersebut banyak ditemukan di Kalimantan Barat, Papua Selatan, dan Riau. Risiko kebakaran hutan dan lahan diperkirakan meningkat di Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Selatan.

Baca Juga:  Cuaca Medan Hari Ini: Sore Hujan Ringan, Malam Cerah

Untuk mengurangi risiko kekeringan dan kebakaran, BMKG meningkatkan Operasi Modifikasi Cuaca. Operasi di Aceh telah dilaksanakan pada 20–26 Juli 2026. Kegiatan serupa berlangsung di Pekanbaru hingga 4 Agustus 2026 untuk mendukung penanganan kebakaran lahan di Riau.

BMKG meminta pemerintah daerah, pengelola sumber daya air, petani, dan masyarakat mengantisipasi keterbatasan air. Kondisi kering juga berpotensi menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan serta dampak cuaca panas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *