Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Ekonomi Sumbar Membebani — Pertumbuhan Triwulan II/2025 Jadi yang Terendah Se-Sumatera

Sumatera Barat hanya tumbuh 3,94%, jauh tertinggal dibandingkan provinsi lain di tubuh pulau Sumatera

Pertumbuhan ekonomi Sumbar
Pertumbuhan ekonomi Sumbar

GEMASUMATRA.COM – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Triwulan II tahun 2025 hanya mencapai 3,94 persen, menjadikannya terendah dibandingkan seluruh provinsi di Pulau Sumatera.

Para ekonom menyebut data ini sebagai sinyal waspada—terlebih di tengah pemulihan pasca-pandemi dan tekanan global terhadap kinerja ekonomi domestik.

Pemerintah daerah Sumbar menyadari kondisi ini dan tengah merancang paket stimulus untuk sektor ritel, pariwisata, dan UMKM demi menggeliatkan kembali roda ekonomi.

Baca Juga:  Liburan Seru ke Bukittinggi untuk Menikmati Wisata Alam dan Sejarah

Beberapa langkah yang diusulkan termasuk pembukaan lapangan kerja baru, pelatihan kewirausahaan, dan perluasan akses kredit mikro murah.

Menurut perwakilan BPS setempat, perlambatan konsumsi rumah tangga menjadi salah satu penyebab utama. Meskipun konsumsi sedikit meningkat, namun belum mampu diimbangi oleh aliran investasi maupun belanja pemerintah yang cukup kuat.

Tingkat inflasi juga menjadi faktor penghambat, dengan harga komoditas pokok—terutama pangan—yang terus meningkat belakangan ini. Akibatnya, daya beli masyarakat turut terdampak negatif, memengaruhi aktivitas ekonomi di masyarakat luas.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Sumatra Hari Ini: Waspada Hujan Petir

Sektor unggulan Sumbar seperti pariwisata dan pertanian diharapkan menjadi tumpuan masa depan, meski saat ini masih membutuhkan dukungan modal dan pemasaran agar bisa tampil kembali secara optimal.

Para pengusaha lokal menyampaikan harapan agar pemerintah juga mempercepat pembangunan infrastruktur digital, mendukung transformasi modern pada UMKM dan memperluas akses ke pasar digital.

Baca Juga:  Marapi Erupsi; Status Waspada, Radius 3 Km

Dengan terobosan kebijakan yang tegas dan kolaborasi antara pemerintah dengan sektor swasta serta komunitas lokal, diharapkan pertumbuhan ekonomi Sumbar bisa kembali bergerak naik pada semester berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *