Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Longsor Agam, Enam Warga Dievakuasi

Satu korban masih dalam pencarian tim gabungan

Longsor Agam (Kab Agam)
Longsor Agam (Kab Agam)

AGAM/SUMATERA BARAT, Rabu, 6 Mei 2026 09.30 WIB — Tujuh warga Jorong Kampung Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, tertimbun longsor pada Selasa malam, dengan enam korban berhasil dievakuasi dan satu korban masih dalam pencarian tim gabungan.

Longsor terjadi di kawasan permukiman yang berada pada jalur rawan tebing. Pemerintah kecamatan bersama tim gabungan berada di lokasi sejak Rabu dini hari untuk mengevakuasi korban dan memeriksa kondisi warga sekitar yang terdampak.

Data awal menyebutkan enam korban yang telah dievakuasi dibawa ke Rumah Sakit Ahmad Muchtar, Bukittinggi, untuk mendapatkan perawatan. Korban yang telah dievakuasi terdiri atas warga dewasa, remaja, dan seorang anak berusia satu tahun.

Baca Juga:  BMKG: Aceh Waspada Hujan Lebat 16–18 Oktober, Potensi Banjir-Longsor

Subhan, Camat Ampek Koto, mengatakan, “Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Ahmad Muchtar Kota Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan.” Pemerintah kecamatan juga meminta warga tidak mendekati titik longsor karena kondisi tanah masih labil.

Dampak langsung dirasakan warga Kampung Baruah dan pengguna akses Sungai Landia. Material longsor dilaporkan menutup badan jalan di sekitar lokasi sehingga mobilitas warga, distribusi logistik, dan akses evakuasi perlu diatur oleh petugas.

Baca Juga:  Agam Salurkan Bantuan, Pemulihan Dikebut

Wilayah Agam sebelumnya juga masuk dalam perhatian penanganan bencana hidrometeorologi karena kontur perbukitan dan curah hujan yang dapat memicu longsor susulan. Warga di lereng, bantaran sungai, dan sekitar tebing diminta memperhatikan tanda-tanda retakan tanah, pohon miring, atau suara gemuruh dari lereng.

Tim gabungan melanjutkan pencarian satu korban dan pendataan kerusakan. Warga diminta mengikuti arahan BPBD, pemerintah nagari, dan petugas di lapangan, serta menghindari perjalanan malam di jalur tebing saat hujan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *