Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Jalan Lintas Nagan Raya Dibuka Lagi

Polres Nagan Raya membuka kembali jalan lintas barat selatan Aceh di Kuta Trieng setelah sempat diblokade warga korban banjir.

Pembangunan jalan (Tom Fisk)
Pembangunan jalan (Tom Fisk)

NAGAN RAYA, Rabu, 13 Mei 2026 15.00 WIB — Polres Nagan Raya membuka kembali jalan lintas barat selatan Aceh di depan SPBU Kuta Trieng setelah sempat diblokade warga korban banjir. Pembukaan akses dilakukan melalui pendekatan persuasif agar arus kendaraan kembali normal.

Pemblokiran terjadi saat warga menyampaikan aspirasi terkait penanganan banjir. Lokasi berada di kawasan Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur, jalur yang menjadi salah satu akses penting pergerakan warga dan barang di lintas barat selatan Aceh.

Kapolsek Darul Makmur, Iptu Ade Haidir, menyebut jalan sudah dibuka kembali pada Senin malam setelah aparat berdialog dengan warga. Iptu Ade Haidir, Kapolsek Darul Makmur, “Dengan pendekatan persuasif, warga mau mendengarkan dan jalan lintas umum telah dibuka kembali.”

Baca Juga:  Bireuen Perpanjang Tanggap Darurat Banjir

Pembukaan jalan penting bagi warga, pelaku usaha, sopir angkutan, dan distribusi logistik. Gangguan di jalur lintas dapat memicu antrean kendaraan, memperlambat pengiriman bahan pokok, dan menambah biaya operasional angkutan lokal.

Di sisi lain, aspirasi warga korban banjir tetap perlu ditindaklanjuti pemerintah daerah. Penanganan pascabencana tidak hanya menyangkut bantuan sementara, tetapi juga perbaikan drainase, pembersihan material, pendataan kerugian, dan kepastian layanan dasar bagi keluarga terdampak.

Baca Juga:  Dusun Pinang Balirik Masih Terisolir

Aksi warga menunjukkan bahwa komunikasi risiko bencana harus dilakukan terbuka. Pemerintah kabupaten, aparat keamanan, perangkat desa, dan perwakilan warga perlu menyepakati forum pemantauan agar tuntutan tidak kembali berujung pada penutupan akses umum.

Pemkab Nagan Raya perlu menyampaikan jadwal tindak lanjut penanganan banjir di Kuta Trieng dan wilayah sekitarnya. Warga diminta menyampaikan aspirasi melalui kanal resmi, sementara pengguna jalan tetap memantau informasi lalu lintas sebelum melintas di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *