Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

PDAM Kaji Pengaktifan Reservoir Neuheun 1.000 Kubik

PDAM Tirta Mountala mengkaji pengaktifan reservoir 1.000 meter kubik di Neuheun untuk memperluas layanan air bersih Aceh Besar.

Reservoir Neuheun
Reservoir Neuheun

ACEH BESAR, Jumat, 17 Juli 2026 — PDAM Tirta Mountala Aceh Besar mengkaji pengaktifan reservoir berkapasitas 1.000 meter kubik di Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya. Fasilitas pascatsunami itu belum beroperasi dan direncanakan untuk memperluas layanan air bersih kepada warga sekitar.

Pelaksana tugas Direktur Utama PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Yusmadi, meninjau fasilitas tersebut pada Kamis, 16 Juli 2026.

Peninjauan dilakukan setelah Bupati Aceh Besar menginstruksikan agar reservoir dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan air minum.

“Fokus kita saat ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan air bersih, distribusi dan pengawasan kualitas air,” kata Yusmadi dalam keterangan yang dimuat Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan ANTARA.

PDAM melaporkan telah melayani 53.433 pelanggan di Aceh Besar. Perusahaan daerah itu juga menyebut cakupan layanannya mencapai 39,81 persen.

Baca Juga:  Listrik Aceh Padam Tiga Hari, Pemulihan Bertahap

Penyambungan pelanggan baru disebut terus dilakukan berdasarkan permohonan masyarakat.

Reservoir dibangun setelah tsunami

Reservoir Neuheun dibangun setelah tsunami sebagai tempat penampungan air sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Meski konstruksinya telah tersedia, fasilitas tersebut belum difungsikan. Pemerintah daerah kini ingin memastikan aset itu dapat digunakan sesuai kebutuhan layanan.

Sumber air untuk reservoir direncanakan berasal dari Instalasi Pengolahan Air atau WTP Siron di Kecamatan Ingin Jaya.

Lokasi sumber disebut cukup jauh, sedangkan reservoir berada pada elevasi yang perlu diperhitungkan. Kondisi itu membuat PDAM harus melakukan kajian teknis sebelum mengoperasikan sistem.

Kajian teknis penting untuk menilai kecukupan tekanan, kapasitas pipa, kondisi struktur, fungsi katup, kehilangan air, kebutuhan energi, dan kualitas air pada titik distribusi.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah Sambut Idul Adha

Keterangan resmi belum menjelaskan hasil pemeriksaan komponen tersebut. Karena itu, reservoir belum dapat dinyatakan siap beroperasi hanya berdasarkan kondisi fisik yang tampak.

Jadwal operasi belum diumumkan

PDAM belum mengumumkan jadwal uji coba maupun tanggal pengoperasian reservoir.

Informasi mengenai anggaran perbaikan, jaringan pipa yang akan digunakan, jumlah calon pelanggan, dan gampong yang masuk area layanan juga belum disampaikan secara rinci.

Bagi warga Neuheun dan kawasan Mesjid Raya, pengaktifan reservoir berpotensi memperkuat kontinuitas distribusi apabila pasokan, tekanan, dan jaringan memenuhi persyaratan teknis.

Namun, manfaat tersebut baru dapat diukur setelah sistem diuji dan layanan benar-benar mengalir ke pelanggan.

Reservoir pada dasarnya berfungsi menyimpan air dan membantu menyeimbangkan aliran pada jaringan. Keberadaannya tidak otomatis menambah volume air baku.

Baca Juga:  BPBD Aceh Besar Imbau Warga Waspadai Kebakaran Musim Kering

Kapasitas pelayanan tetap bergantung pada produksi WTP Siron, kondisi pipa transmisi, kemampuan pompa atau aliran gravitasi, serta tingkat kehilangan air sebelum mencapai pelanggan.

Warga juga membutuhkan informasi praktis sebelum fasilitas dijalankan. Informasi itu mencakup jadwal distribusi, tekanan layanan, prosedur pemasangan sambungan baru, kemungkinan gangguan saat uji coba, dan kanal pengaduan apabila air tidak mengalir atau kualitasnya berubah.

Sampai saat ini, hasil pengujian kualitas air, tekanan jaringan, dan kelayakan struktur reservoir belum diumumkan kepada publik dalam keterangan yang tersedia.

Pemerintah daerah dan PDAM perlu menyampaikan tahapan pekerjaan secara berkala, termasuk hasil kajian, jadwal uji alir, wilayah layanan, dan mekanisme pengaduan.

Transparansi itu penting agar warga dapat membedakan antara rencana pemanfaatan aset dan layanan yang sudah efektif tersedia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *