OPINI – Open Trip adalah pergi berlibur bersama rombongan wisatawan lain ke tempat obyek wisata yang telah ditentukan oleh Tour Leader sebagai penyedia jasa perjalanan wisata dengan biaya yang murah. Wisatawan yang ingin berwisata informasi dapat diperoleh secara online melalui website resmi agen travel, media sosial seperti instagram dan facebook.
Paket wisata yang ditawarkan penyedia jasa perjalanan wisata terdiri dari open trip durasi pendek dan open trip durasi lama. Open trip durasi pendek sekitar 1-2 hari perjalanan wisata pilihan tepat bagi solo traveler yang memiliki waktu libur terbatas seperti akhir pekan.
Open trip durasi lama sekitar 4-7 hari sangat ideal untuk eksplorasi pulau dan budaya secara mendalam tanpa rombongan wisatawan terburu buru untuk pulang. Proses pembayaran open trip umumnya dilakukan dalam dua tahap yaitu Pembayaran Uang Muka (DP) sekitar 50% saat pendaftaran untuk mengunci kuota, dan pelunasan yang biasanya dibayarkan H-7 sebelum keberangkatan atau saat penjemputan di meeting point.
Untuk penjemputan, peserta akan diarahkan berkumpul di titik temu (meeting point) yang telah disepakati atau di lokasi yang searah dengan jalur keberangkatan. Fasilitas open trip biasanya sudah mencakup kebutuhan dasar wisata seperti transportasi pulang pergi, akomodasi, tiket masuk destinasi wisata, makan, guide lokal, dan dokumentasi foto.
Peserta hanya perlu membawa barang pribadi dan bersiap untuk bergabung dengan rombongan wisatawan lain demi menekan biaya liburan. Kunjungan wisatawan memberikan manfaat nyata bagi berbagai pihak, secara ekonomi sektor ini mendorong pertumbuhan dan menciptakan lapangan kerja luas bagi masyarakat setempat.
Secara sosial budaya, kunjungan ini melestarikan warisan leluhur. Dari sisi lingkungan, pariwisata yang dikelola dengan baik mendorong konservasi alam dan kelestarian budaya. Kementerian Pariwisata mencatat pergerakan Wisatawan Nusantara (Wisnus) sepanjang tahun 2025 sukses mencapai angka 1,08 miliar perjalanan melampaui target yang ditetapkan.
Sementara itu, untuk Wisatawan Mancanegara (Wisman) total kunjungan kumulatif periode bulan Januari-November 2025 menembus angka 13.979.655 kunjungan.
Wisata favorit di Indonesia pada tahun 2025 didominasi oleh pesona alam dan sejarah. Destinasi utama meliputi Bali untuk pantai dan budayanya, Yogyakarta untuk wisata warisan budaya (Candi Prambanan), Labuan Bajo dan Raja Ampat untuk surga bawah laut. Pilihan lainnya mencakup pesona pegunungan Bromo dan keindahan eksotis Sumba.
Momen yang paling dicari dan dinikmati oleh wisatawan saat mengikuti liburan open trip yaitu mendapatkan teman baru, berburu sunrise dan sunset, snorkeling dan island hopping, menikmati kuliner lokal, dan mendokumentasikan momen berfoto bersama dengan latar belakang pemandangan alam yang indah yang sering kali dibantu oleh pemandu wisata.
Dalam perjalanan berwisata akan dipandu oleh Tour Leader yang bertanggung jawab untuk mendampingi rombongan wisatawan dari awal hingga akhir perjalanan. Tugas utama Tour Leader yaitu mengatur akomodasi dan transportasi, menjelaskan tentang informasi destinasi wisata serta memastikan keamanan dan keselamatan rombongan wisatawan.
Kendala yang sangat mungkin dihadapi oleh Tour Leader ketika memandu wisata dan tetap memberikan pelayanan profesional adalah momen peserta yang hilang atau terlambat, perubahan jadwal mendadak, masalah bahasa, hingga kondisi darurat kesehatan dan mengelola peserta dengan karakter beragam juga menjadi tantangan psikologis tersendiri.
Sedangkan bagi rombongan wisatawan dalam mengikuti liburan open trip pastinya juga memiliki kendala utama yang harus diantisipasi seperti jadwal yang kaku dan mengikat, waktu eksplorasi destinasi yang terbatas, serta privasi yang berkurang karena harus berbagi fasilitas dengan orang lain.
Selain itu, ada risiko bertemu dengan peserta yang kurang kooperatif hingga potensi penipuan dari agen perjalanan nakal. Untuk memilih liburan open trip yang aman, periksa legalitas penyedia (berbadan hukum/PT), baca detail itinerary (jadwal perjalanan wisata), dan hindari harga yang tidak masuk akal.
Cek rekam jejak di media sosial, pastikan nomor kontak aktif, dan selalu gunakan rekening resmi perusahaan untuk pembayaran. Dalam pandangan Islam Al-Qur’an sendiri menganjurkan umatnya untuk bepergian (traveling) guna mengambil hikmah dan melihat sejarah peradaban masa lalu. Aktivitas wisata dengan nilai-nilai Qur’ani bisa diamalkan umat melalui beberapa cara berikut :
- Tadabbur Alam dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah atau keindahan alam yang Allah perintahkan untuk dijelajahi dalam Al-Qur’an seperti dalam QS. Al-An’am: 11.
- Program Karantina/Tahfiz Liburan dengan memanfaatkan waktu luang selama liburan untuk mengikuti program khusus menghafal atau mengulang hafalan Al-Qur’an (Tahfiz Holiday Program) agar lebih fokus.
- Menjaga Tilawah memastikan liburan tidak membuat kita lalai dengan tetap menyempatkan membaca Al-Qur’an dan berdzikir setiap hari.
- Wisata Religi Islami dengan melakukan perjalanan wisata yang bermanfaat seperti berdakwah mengunjungi tempat yang disyariatkan dan menjauhi maksiat.






