JAKARTA – Program Magang Nasional 2026 Tahap 1 mulai dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026. Program pemerintah tersebut menyediakan 50 ribu posisi pada tahap pertama dan menjadi salah satu kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi, termasuk pencari kerja dari berbagai provinsi di Sumatra, untuk memperoleh pengalaman kerja.
Antusiasme terhadap program tersebut terbilang tinggi. Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sekitar 300 ribu pendaftar memperebutkan 50 ribu posisi yang tersedia pada tahap pertama. Dengan demikian, jumlah pelamar mencapai sekitar enam kali kapasitas peserta yang disediakan.
Pendaftaran tahap pertama telah ditutup pada 28 Juli, dilanjutkan proses seleksi hingga 5 Agustus. Penetapan peserta dilakukan pada 6 Agustus dan hasil seleksi diumumkan pada 7 Agustus. Pelaksanaan magang dimulai hari ini, sedangkan kick-off program dijadwalkan berlangsung pada 11 Agustus 2026.
Magang Nasional 2026 secara keseluruhan menargetkan 150 ribu peserta yang dibagi menjadi tiga tahap. Setiap tahap menyediakan kuota sekitar 50 ribu peserta.
Peserta yang terpilih akan mengikuti program selama enam bulan. Salah satu fasilitas yang diberikan berupa uang saku yang nilainya mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota di lokasi perusahaan atau mitra tempat peserta menjalani program. Peserta juga memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
Program tersebut dirancang tidak hanya sebagai kegiatan penempatan sementara, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan keterampilan dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.
Bagi lulusan perguruan tinggi di Sumatra yang belum berhasil pada tahap pertama, keberadaan tiga tahap pelaksanaan membuka peluang untuk mengikuti periode berikutnya sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
Kemnaker juga melakukan koordinasi dengan dinas ketenagakerjaan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk memantau proses pembimbingan peserta. Perusahaan mitra diharapkan menyediakan lingkungan kerja yang aman serta proses pembelajaran sesuai kurikulum program.
Informasi lanjutan mengenai tahapan berikutnya sebaiknya dipantau melalui kanal resmi Kemnaker dan MagangHub agar pencari kerja tidak tertinggal jadwal pendaftaran.






