Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

BMKG: Aceh Siaga Hujan Lebat–Sangat Lebat 13 September, Waspada hingga 17 September

Peta dan informasi potensi hujan Indonesia sepekan dari BMKG

BANDA ACEH — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menempatkan Aceh pada kategori siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Minggu, 13 September 2026. Peringatan tersebut menjadi perhatian karena hujan intensitas tinggi masih dapat terjadi secara lokal di tengah kondisi musim kemarau yang dominan di sebagian besar Indonesia.

Dalam prakiraan cuaca Indonesia sepekan periode 11–17 September 2026, BMKG menyebut Aceh dan Sumatera Utara berada pada kategori siaga hujan lebat–sangat lebat untuk periode 11–13 September. Untuk periode 14–17 September, Aceh kembali masuk kategori siaga, sementara Sumatera Utara diprakirakan berada pada tingkat waspada hujan sedang–lebat.

Hujan lebat masih mungkin terjadi saat musim kemarau

BMKG menjelaskan bahwa sekitar 81,1 persen wilayah Indonesia masih berada dalam periode musim kemarau berdasarkan analisis Dasarian III Agustus 2026. Meski demikian, dinamika atmosfer seperti Madden Julian Oscillation, gelombang Kelvin, gelombang Rossby Ekuatorial, serta daerah perlambatan dan pertemuan angin tetap dapat memicu pertumbuhan awan hujan di sebagian Sumatra.

Data BMKG juga mencatat curah hujan di Aceh mencapai 108,5 milimeter per hari pada periode 7–9 September. Kondisi ini menunjukkan bahwa musim kemarau tidak menghilangkan risiko hujan berintensitas tinggi dalam waktu singkat.

Bagi warga Aceh, situasi tersebut perlu diantisipasi terutama di wilayah yang rawan genangan, banjir, longsor, pohon tumbang, dan sambaran petir. BMKG mengimbau masyarakat menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh ketika cuaca buruk terjadi.

Perlu pantau peringatan dini lokal

Peringatan mingguan bersifat umum untuk tingkat provinsi. Kondisi di kabupaten dan kota dapat berbeda dalam waktu dan intensitas. Masyarakat karena itu disarankan memantau pembaruan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG dan InfoBMKG sebelum melakukan perjalanan atau aktivitas luar ruang.

Dalam beberapa pekan terakhir, isu hidrometeorologi juga tetap menjadi perhatian di Aceh. GemaSumatra sebelumnya melaporkan bahwa BPBA mencatat 198 kejadian bencana di Aceh hingga Agustus 2026. Informasi cuaca terbaru penting digunakan sebagai dasar kewaspadaan, bukan sebagai kepastian bahwa bencana akan terjadi di seluruh wilayah.

Sumber: BMKG, Prakiraan Cuaca Indonesia Sepekan 11–17 September 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *