Palembang, 30 Juni 2025 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus berjalan di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Sumatra, meskipun masa libur sekolah tengah berlangsung. Staf Khusus Kepala Badan Gizi Nasional, Dr. Siti Nurhaliza, menyatakan bahwa program ini tetap dijalankan untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang memadai, terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap masalah gizi buruk.
Di Sumatra, program MBG menyasar anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah, termasuk di daerah pedesaan seperti di Kabupaten Musi Banyuasin (Sumatra Selatan), Lampung Tengah, dan Aceh Besar.
“Libur sekolah bukan alasan untuk menghentikan program ini. Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal untuk mendistribusikan makanan bergizi di posko-posko yang telah disediakan,” ujar Siti dalam konferensi pers daring pada Minggu, 29 Juni 2025.
Menurut data Badan Gizi Nasional, sebanyak 1,2 juta anak di Sumatra telah menjadi penerima manfaat MBG sejak program ini diluncurkan.
Di wilayah seperti Sumatra Utara dan Riau, distribusi makanan dilakukan melalui posko di desa-desa, dengan menu yang mencakup nasi, lauk berprotein tinggi seperti telur atau ikan, serta sayuran lokal.
Namun, tantangan logistik, seperti akses ke daerah terpencil di Pegunungan Leuser atau Kepulauan Riau, masih menjadi hambatan utama.
“Kami berupaya memastikan makanan tetap sampai tepat waktu, meski akses jalan di beberapa daerah terhambat oleh cuaca buruk,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumatra Selatan, Budi Santoso.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga melibatkan kader posyandu untuk membantu distribusi di tingkat komunitas.
Program MBG tidak hanya bertujuan mencegah stunting, tetapi juga meningkatkan konsentrasi belajar anak-anak saat sekolah kembali dibuka. “Anak-anak yang mendapat gizi baik cenderung lebih aktif dan memiliki prestasi belajar yang lebih baik,” ungkap Siti.
Warga Sumatra, khususnya orang tua, diimbau untuk memanfaatkan posko Makan Bergizi Gratis terdekat dan melaporkan kendala distribusi ke dinas terkait. Informasi lebih lanjut tentang lokasi posko dapat diakses melalui situs resmi Badan Gizi Nasional atau kantor desa setempat.






