MEDAN – Universitas Sumatera Utara (USU) memperingati Dies Natalis ke-74 pada Kamis, 20 Agustus 2026. Tanggal tersebut tercantum dalam kalender akademik resmi universitas sebagai agenda Dies Natalis tahun akademik 2026/2027.
Tanggal 20 Agustus memiliki posisi penting dalam sejarah USU. Pada 20 Agustus 1952, Fakultas Kedokteran USU resmi dibuka sebagai fakultas pertama. Arsip universitas mencatat peresmian tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat, termasuk Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan Bahder Djohan serta Menteri Kesehatan Johannes Leimena.
Sejarah USU juga memiliki hubungan kuat dengan Aceh. Sumber resmi USU mencatat universitas tersebut diprakarsai oleh pemuka masyarakat Sumatera Utara dan Aceh melalui pembentukan Yayasan USU. Fakultas Kedokteran kemudian didirikan pada 20 Agustus 1952.
Dokumen sejarah Fakultas Kedokteran USU menyebut pendirian fakultas tersebut didukung sumbangan masyarakat Sumatera Utara dan Aceh. Saat dibuka, Fakultas Kedokteran USU menjadi fakultas kedokteran keempat di Indonesia dan yang pertama di luar Pulau Jawa.
Hubungan historis dengan Aceh berlanjut beberapa tahun kemudian. Pada 1959, Fakultas Ekonomi USU didirikan di Kutaraja, yang kini menjadi Banda Aceh. Arsip USU mencatat Presiden Soekarno menghadiri pembukaan Fakultas Ekonomi USU di Kutaraja pada 2 September 1959.
Fakultas Ekonomi tersebut kemudian menjadi bagian dari Universitas Syiah Kuala. USU selanjutnya membuka kembali Fakultas Ekonomi di Medan pada 1961.
USU sendiri resmi menjadi universitas negeri pada 20 November 1957. Arsip universitas mencatat proses penegerian dihadiri Presiden Soekarno.
Menjelang Dies Natalis ke-74, sejumlah unit di lingkungan USU telah menggelar kegiatan. Fakultas Keperawatan, misalnya, mengikuti perlombaan olahraga dan permainan kreatif sebagai bagian dari rangkaian peringatan sekaligus memperkuat kebersamaan antarsivitas akademika.
Peringatan 74 tahun USU dengan demikian tidak hanya menjadi momentum bagi Sumatera Utara, tetapi juga mengingatkan kembali hubungan sejarah pendidikan tinggi antara Sumatera Utara dan Aceh.






