PALEMBANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Selatan telah menjangkau lebih dari dua juta penerima manfaat di seluruh 17 kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Sebanyak 834 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tercatat sudah beroperasi.
Berdasarkan data Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang yang dipublikasikan pada Rabu (19/8/2026), jumlah penerima manfaat MBG di Sumatera Selatan mencapai 2.036.667 orang.
Pelayanan makanan kepada penerima dilakukan melalui ratusan SPPG yang tersebar di daerah. Dari 834 SPPG yang sudah beroperasi, sebanyak 794 unit tercatat telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau SLHS.
Data tersebut menunjukkan cakupan program telah menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. SPPG menjadi unit yang menjalankan proses penyediaan makanan, mulai dari persiapan hingga distribusi kepada kelompok penerima program.
Aktivitas tersebut salah satunya terlihat di dapur SPPG Polda Sumatera Selatan di Palembang. Pekerja menyiapkan paket makanan dan menempatkannya dalam wadah yang telah diberi label sebelum didistribusikan.
Aspek higiene dan sanitasi menjadi bagian penting dalam operasional dapur karena program tersebut melayani penerima dalam jumlah besar setiap hari. Kepemilikan SLHS pada SPPG digunakan sebagai salah satu indikator bahwa fasilitas telah melalui proses penilaian kelayakan higiene dan sanitasi.
Dengan jumlah penerima lebih dari dua juta orang, pelaksanaan MBG di Sumatera Selatan membutuhkan jaringan dapur, tenaga kerja, distribusi bahan pangan, pengolahan makanan dan pengantaran yang tersebar di berbagai daerah.
Cakupan di 17 kabupaten dan kota juga membuat konsistensi pengawasan menjadi bagian penting dari pelaksanaan program, terutama terkait mutu makanan, kebersihan fasilitas serta kelancaran distribusi.
Data per 19 Agustus menunjukkan sebagian besar dari 834 SPPG yang telah beroperasi sudah memiliki SLHS, sementara unit lainnya masih menjadi bagian dari proses pemenuhan standar tersebut.
Dengan cakupan lebih dari dua juta penerima, Sumatera Selatan menjadi salah satu wilayah di Sumatra dengan skala pelaksanaan MBG yang besar pada 2026.






