Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Gempa M5,9 Guncang Aceh Jaya, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi gelombang seismik untuk berita gempa Aceh Jaya

ACEH JAYA — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Aceh Jaya pada Minggu, 4 Oktober 2026 pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan informasi awal BMKG yang dikutip sejumlah media, gempa terjadi pada pukul 06.37 WIB. Episenternya berada di sekitar 68 kilometer barat daya Calang, Aceh Jaya, pada koordinat 4,56 derajat Lintang Utara dan 94,97 derajat Bujur Timur.

Pusat gempa tercatat pada kedalaman sekitar 26 kilometer. Informasi awal BMKG menyebutkan parameter gempa masih dapat diperbarui seiring masuknya data yang lebih lengkap dari jaringan pemantauan.

Belum Ada Laporan Kerusakan

Hingga beberapa saat setelah gempa terjadi, belum terdapat laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat guncangan tersebut. Masyarakat di wilayah yang merasakan gempa diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi dari kanal resmi pemerintah.

Gempa yang terjadi di wilayah barat Aceh berkaitan dengan aktivitas seismik yang cukup aktif di kawasan tersebut. Aceh berada dekat zona pertemuan lempeng yang menjadi salah satu sumber utama gempa di sepanjang pesisir barat Sumatra.

Karena itu, kesiapsiagaan tetap penting meskipun gempa kali ini dinyatakan tidak berpotensi tsunami. Warga disarankan memeriksa kondisi bangunan setelah guncangan kuat, menghindari struktur yang tampak rusak, serta tidak mudah mempercayai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi.

Informasi Bisa Diperbarui

BMKG menegaskan data awal gempa mengutamakan kecepatan penyampaian sehingga parameter seperti magnitudo, lokasi, dan kedalaman dapat mengalami pemutakhiran setelah analisis lanjutan.

Masyarakat Aceh, khususnya di kawasan pesisir, juga dianjurkan memahami jalur evakuasi dan titik aman sebagai bagian dari kesiapsiagaan bencana. Langkah tersebut tetap relevan meskipun tidak setiap gempa memicu tsunami.

GemaSumatra akan memperbarui informasi apabila terdapat laporan resmi mengenai dampak gempa atau perubahan parameter dari BMKG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *