LANGKAT — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau pekerjaan penguatan tanggul Sungai Wampu di Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Pekerjaan tersebut diarahkan untuk mengurangi risiko banjir dan pengikisan tebing sungai di sekitar permukiman.
Dalam kunjungan lapangan, Bobby menyatakan pentingnya memastikan mutu material dan pelaksanaan pekerjaan sesuai standar. Ia turut mengajak masyarakat setempat mengawasi proses pembangunan.
Kerusakan tanggul telah berlangsung lama
Berdasarkan keterangan Dinas Sumber Daya Air Sumatera Utara yang disampaikan pemerintah provinsi, kerusakan tanggul di lokasi itu mulai terjadi sejak 2013. Penanganan sementara dilakukan beberapa kali, termasuk melalui swadaya warga.
Pada awal 2026, pemerintah provinsi melakukan pekerjaan sementara dengan bantuan alat berat. Warga juga memasang bambu sebagai penahan sebelum pekerjaan penguatan permanen dimulai pada Agustus 2026.
Warga diminta ikut mengawasi
Gubernur menilai partisipasi warga penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Salah seorang warga, Sofyan, berharap penanganan dapat berlanjut ke titik lain yang rentan mengalami penggerusan tebing.
Pemerintah belum menyatakan seluruh titik rawan di sepanjang Sungai Wampu telah tertangani. Pemantauan kondisi tanggul dan hasil pekerjaan tetap diperlukan untuk menilai perlindungan kawasan sekitar sungai.
Sumber informasi: ANTARA Sumatera Utara, 4 November 2026. Foto utama: ilustrasi perkuatan tebing sungai oleh Nikolai Kolosov/Unsplash, bukan lokasi Sungai Wampu. Editor: Azlan Shah.






