[LIWA, Lampung Barat], Selasa, 7 Oktober 2025, WIB — Jalan lintas Liwa–Ranau di Pekon Padang Cahya kembali bisa dilalui dengan sistem buka tutup satu jalur setelah tertutup material longsor, Rabu (1/10). Petugas gabungan membersihkan tanah dan pohon tumbang agar arus penghubung Lampung Barat–Sumsel tidak lumpuh.
Kepala BPBD Lampung Barat menyebut pembersihan dilakukan manual dibantu alat potong dan peralatan darurat. Dalam sekitar 60 menit, jalur kembali terbuka terbatas. Cuaca hujan dan tebing labil membuat potensi longsor susulan masih ada; pengemudi diminta menjaga jarak dan kecepatan.
“Personel kami membuka akses dan mengatur lalu lintas pascalongsor di jalur Liwa–Sumsel. Kami imbau pengguna jalan berhati-hati, terutama saat hujan,” kata IPTU Deny Saputra, Kasat Lantas Polres Lampung Barat.
Bagi warga dan sopir angkutan, rekayasa buka tutup berdampak pada waktu tempuh dan biaya operasional. Pemerintah daerah mengimbau kendaraan berat mengatur jadwal melintas pada waktu ramai agar tidak menimbulkan kemacetan panjang.
Titik rawan longsor di lintas Liwa–Ranau tercatat berulang pada musim hujan. Perbaikan drainase tebing dan talud permanen diperlukan sebagai langkah jangka menengah untuk menurunkan risiko gangguan arus.
Langkah lanjut: BPBD, PUPR, dan kepolisian melakukan pemantauan harian. Rambu peringatan dan barrier tambahan akan dipasang; warga diminta melapor bila muncul rekahan baru di tebing jalan.







