PEKANBARU, Rabu, 22 April 2026, 08.34 WIB — Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah melanjutkan operasi pasar murah di Kota Pekanbaru pada Rabu pagi, dengan titik layanan di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai. Agenda ini diarahkan untuk menjaga pasokan dan menahan tekanan harga bahan pokok bagi warga kota.
Menurut jadwal pekan ini, operasi pasar murah digelar di lima lokasi pada dua kabupaten/kota, yakni empat titik di Pekanbaru dan satu titik di Kampar. Setelah Mentangor dan Pandau Jaya, giliran Tangkerang Tengah menjadi lokasi layanan pada Rabu, sebelum berlanjut ke Lembah Sari dan Delima.
Harga komoditas yang ditawarkan menjadi daya tarik utama bagi warga. ANTARA mencatat beras SPHP dijual Rp60 ribu per 5 kilogram, sementara beras Anak Daro dan Sokan kemasan 10 kilogram dibanderol Rp165 ribu, dan kemasan 5 kilogram Rp83 ribu. Jadwal pelayanan dimulai pukul 08.30 WIB.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Usaha Kecil Menengah Provinsi Riau Tetty Nurdianti mengimbau warga memanfaatkan program ini dengan tertib. Ia juga meminta masyarakat membawa kantong belanja dari rumah, sekaligus mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja di lokasi pasar murah.
Bagi rumah tangga dan pelaku UMKM kecil, kehadiran pasar murah memberi ruang bernapas di tengah fluktuasi harga pangan. Dengan titik yang ditempatkan dekat permukiman padat, pemerintah berharap intervensi harga ini langsung menyasar warga yang paling merasakan beban belanja harian. Program serupa juga beberapa kali dijalankan Pemprov Riau pada bulan-bulan sebelumnya sebagai bagian dari pengendalian inflasi pangan.
Warga yang hendak datang pada Rabu ini disarankan menyiapkan uang tunai secukupnya, datang lebih awal, dan tetap tertib mengantre. Pemerintah daerah juga masih menyiapkan jadwal lanjutan di titik lain hingga Jumat, sehingga warga yang belum terlayani hari ini masih dapat memantau lokasi berikutnya sesuai jadwal resmi.






