Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menyiapkan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB DKI Jakarta Tahun Ajaran 2026/2027 dengan total daya tampung 245.980 murid baru. Proses penerimaan ini mencakup sekolah negeri, SPMB Bersama, serta Sekolah Swasta Gratis.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini diarahkan agar berjalan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan inklusif. Pemerintah daerah menekankan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses layanan pendidikan yang bermutu.
Berdasarkan keterangan resmi Pemprov DKI Jakarta, daya tampung sekolah negeri mencapai 228.163 murid. Jumlah tersebut tersebar pada jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan SKB. Selain itu, SPMB Bersama melibatkan 298 sekolah swasta dengan daya tampung 7.708 murid baru. Program Sekolah Swasta Gratis juga disiapkan melalui 103 sekolah dengan daya tampung 10.109 murid baru.
SPMB DKI Jakarta 2026/2027 membuka empat jalur penerimaan. Jalur tersebut meliputi Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi. Jalur Prestasi diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki capaian akademik atau nonakademik. Jalur Afirmasi ditujukan bagi calon murid dari keluarga tidak mampu.
Jalur Domisili mempertimbangkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah, sedangkan Jalur Mutasi diperuntukkan bagi anak dari orang tua yang pindah tugas, termasuk anak guru atau tenaga kependidikan.
Pelaksanaan SPMB dilakukan secara daring untuk sekolah negeri jenjang SD, SMP, SMA, SMK, serta sekolah swasta peserta SPMB Bersama. Untuk PAUD, SLB, dan SKB, prosesnya dilakukan secara hibrida. Sementara itu, SPMB Sekolah Swasta Gratis dilaksanakan secara luring.
Tahapan pengajuan akun dan verifikasi Kartu Keluarga telah dimulai bertahap sejak Mei hingga awal Juni 2026. Pendaftaran penerimaan murid baru dijadwalkan mulai 15 Juni 2026.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta menegaskan bahwa seluruh proses SPMB tidak dipungut biaya. Masyarakat juga diminta tidak memberikan gratifikasi dalam bentuk apa pun.
Orang tua dan calon murid diimbau mencermati jadwal, syarat, alur pendaftaran, dan pengumuman melalui kanal resmi Dinas Pendidikan DKI Jakarta serta portal SPMB.
SPMB DKI Jakarta menjadi salah satu tahapan penting bagi keluarga yang ingin mengakses sekolah negeri maupun sekolah swasta mitra pemerintah. Dalam proses ini, orang tua perlu membaca ketentuan tiap jenjang karena pilihan jalur, persyaratan, dan mekanisme seleksi dapat berbeda.
Karena itu, calon pendaftar perlu memastikan dokumen lengkap, data sesuai, dan pilihan sekolah disesuaikan dengan jalur yang tersedia. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kesalahan pendaftaran dan memastikan proses seleksi dapat diikuti sesuai ketentuan resmi.






