Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Sumut Siapkan Gudang Pangan di Nias untuk Tekan Perbedaan Harga

Pemprov Sumut merencanakan pembangunan gudang pangan di Kepulauan Nias untuk memperkuat pasokan dan menekan perbedaan harga kebutuhan pokok.

Inflasi Sumut
Inflasi Sumut

DELISERDANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara merencanakan pembangunan gudang pangan di Kepulauan Nias sebagai salah satu langkah untuk menekan perbedaan harga kebutuhan pokok antara kawasan kepulauan dan daratan Sumatera.

Rencana tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution seusai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Astaka, Deliserdang, Senin, 17 Agustus 2026.

Pemprov Sumut menempatkan pengendalian harga pangan sebagai salah satu perhatian dalam menjaga inflasi daerah. Beras menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian karena perubahan harga kebutuhan pokok berpengaruh langsung terhadap pengeluaran rumah tangga.

Baca Juga:  PLN Masuk Desa Patialo, Mandailing Natal Targetkan Seluruh Desa Berlistrik pada 2027

Kepulauan Nias memiliki tantangan distribusi yang berbeda dibandingkan wilayah di daratan Sumatera. Barang harus melalui rantai distribusi dan transportasi antarpulau sehingga stabilitas pasokan menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga harga.

Pemerintah provinsi menilai keberadaan gudang pangan dapat digunakan untuk memperkuat ketersediaan stok sekaligus membantu mengurangi disparitas harga.

Bobby menyatakan pemerintah ingin mendekatkan harga kebutuhan pokok di Kepulauan Nias dengan harga yang berlaku di daratan Sumatera.

Baca Juga:  PSMS Medan—Jadwal Liga 2 9–13 November: Tandang ke Bekasi, Lanjut ke Tegal

Rencana tersebut juga ditempatkan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan serta pemerataan pembangunan di wilayah yang membutuhkan dukungan konektivitas dan distribusi lebih besar.

Namun, informasi resmi yang dipublikasikan Pemprov Sumut pada 17 Agustus belum merinci lokasi gudang, kapasitas penyimpanan, nilai investasi maupun jadwal pembangunan fasilitas tersebut.

Rincian tersebut menjadi penting karena efektivitas gudang pangan tidak hanya bergantung pada kapasitas penyimpanan. Sistem distribusi, pasokan komoditas, konektivitas pelabuhan, biaya transportasi, serta pengelolaan stok juga akan memengaruhi harga akhir yang diterima masyarakat.

Baca Juga:  Hari Terakhir Daftar Beasiswa Pegadaian USU 2026, UKT Ditanggung Penuh hingga Semester 8

Pemprov Sumut menyatakan percepatan pembangunan Kepulauan Nias menjadi salah satu bagian dari agenda pemerataan pembangunan provinsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *