PEKANBARU — Program bantuan pangan beras di Provinsi Riau menyasar sekitar 619 ribu penerima manfaat. Penyaluran salah satunya dipantau di Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, pada Kamis, 17 September 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau kegiatan tersebut bersama jajaran Pemerintah Provinsi Riau dan unsur Forkopimda untuk memastikan distribusi bantuan berjalan sesuai sasaran.
Marpoyan Damai menerima 1.814 ton beras
Di Kecamatan Marpoyan Damai tercatat 60.478 penerima manfaat. Total beras yang disalurkan mencapai sekitar 1.814 ton.
Setiap penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 10 kilogram per bulan selama periode alokasi.
Pemerintah menyebut beras yang disalurkan berasal dari produksi petani lokal. Program bantuan pangan nasional secara keseluruhan diarahkan kepada 33,4 juta penerima manfaat di berbagai daerah.
Untuk Riau, jumlah penerima sekitar 619 ribu orang. Distribusi di Pekanbaru menjadi salah satu bagian dari pelaksanaan program tersebut di tingkat daerah.
Dukungan produksi pangan juga disiapkan
Selain memantau penyaluran beras, Kementerian Pertanian menyerahkan dukungan sarana pertanian untuk memperkuat produksi pangan di Riau.
Dukungan yang disampaikan mencakup benih untuk penanaman pada sekitar 10 ribu hektare lahan serta bantuan tiga unit traktor. Pemerintah meminta percepatan pelaksanaan agar masa tanam dapat berjalan sesuai target.
Penyaluran bantuan pangan memiliki dua sisi yang perlu dipantau bersamaan, yakni ketepatan penerima dan kelancaran distribusi. Pada saat yang sama, peningkatan produksi daerah menjadi penting agar pasokan pangan tetap tersedia.
Bagi masyarakat penerima, informasi teknis mengenai jadwal dan lokasi distribusi tetap mengikuti mekanisme pemerintah daerah dan instansi penyalur di wilayah masing-masing.
Sumber: Media Center Provinsi Riau, 17 September 2026.
Foto: Haydn/Unsplash. Ilustrasi komoditas pangan.






