GUNUNGSITOLI – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menetapkan tiga prioritas pembangunan untuk memperkuat perekonomian dan pelayanan masyarakat di Kepulauan Nias.
Prioritas tersebut meliputi pengembangan sentra ekonomi di Kota Gunungsitoli, sentra pertanian di Kabupaten Nias Barat, serta penguatan sektor pariwisata di Kabupaten Nias Selatan.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan arah pembangunan tersebut saat menerima audiensi pengurus Banua Niha Keriso Protestan di Gunungsitoli, Rabu, 5 Agustus 2026.
Pertemuan itu menjadi bagian dari agenda Bobby selama kembali berkantor di Kepulauan Nias. Pemerintah provinsi ingin memastikan program pembangunan yang telah direncanakan dapat berlanjut dan dirasakan masyarakat.
Selain tiga kawasan utama tersebut, Pemprov Sumut menyatakan tetap memberikan dukungan terhadap potensi pertanian yang berkembang di daerah lain, termasuk Kabupaten Nias Utara.
Selama berada di Kepulauan Nias, gubernur juga mengagendakan peninjauan pelayanan kesehatan, kondisi jalan, mitigasi abrasi pantai, aktivitas nelayan, serta budidaya rumput laut.
Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah turut dibawa dalam kunjungan tersebut. Kehadiran perangkat daerah diharapkan mempercepat tindak lanjut terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Pengembangan ekonomi Gunungsitoli dinilai penting karena kota tersebut berfungsi sebagai pusat perdagangan dan pelayanan di Kepulauan Nias. Sementara penguatan pertanian dan pariwisata dapat membuka lapangan kerja serta mengurangi ketergantungan ekonomi daerah terhadap sektor tertentu.
Pemerintah daerah selanjutnya perlu menerjemahkan tiga prioritas itu ke dalam program, target anggaran, jadwal pelaksanaan, dan indikator capaian yang dapat dipantau masyarakat.
Pemprov Sumut menyebut kunjungan tersebut merupakan kali kedua gubernur berkantor langsung di Kepulauan Nias.






