PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan Job Fair Online Sumbar 2026 pada 4–10 November. Bursa kerja daring tersebut menyediakan 1.342 lowongan pekerjaan dari 43 perusahaan yang berpartisipasi.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membuka kegiatan tersebut pada Rabu (4/11/2026). Menurut keterangan yang diberitakan ANTARA, kegiatan dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan tenaga kerja perusahaan melalui mekanisme daring.
Pendaftaran dan rekrutmen melalui SiapKerja
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Barat Firdaus Firman menyampaikan proses rekrutmen dilaksanakan melalui platform SiapKerja milik Kementerian Ketenagakerjaan. Platform ini memungkinkan pencari kerja melihat lowongan dan mengikuti tahapan rekrutmen tanpa harus mendatangi perusahaan secara langsung.
Calon pelamar perlu memeriksa kualifikasi tiap posisi dan menyiapkan dokumen yang dipersyaratkan. Jadwal Job Fair Online sampai 10 November tidak berarti setiap lowongan memiliki tahapan seleksi dan penutupan yang sama.
Kesesuaian keterampilan menjadi perhatian
Mahyeldi menilai keberhasilan penyelenggaraan bursa kerja juga perlu dilihat dari jumlah pencari kerja yang benar-benar terserap, bukan hanya jumlah posisi yang diumumkan.
Kepala Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Nur Hidayat turut menyoroti kesenjangan antara kompetensi pelamar dan kebutuhan perusahaan. Pemerintah daerah mendorong peningkatan kesiapan lulusan pendidikan vokasi dan pelatihan kerja agar lebih sesuai dengan permintaan pasar.
Kegiatan ini menjadi salah satu akses informasi pekerjaan bagi warga Sumatera Barat menjelang penutupan pendaftaran pada 10 November 2026. Hasil penempatan kerja dari kegiatan tersebut belum diumumkan dalam keterangan yang dirujuk.
Sumber informasi: ANTARA Sumatera Barat, 5 November 2026. Foto utama: ilustrasi lamaran kerja oleh Markus Winkler/Unsplash, bukan dokumentasi pembukaan Job Fair. Editor: Azlan Shah.






