Iklan Fatih Architecture Studio
ScienceTech Horizon Banner

Perbaikan TPA Cumateh di Agam Didukung Rp16,2 Miliar, Serah Terima Masih Menunggu

Kementerian PU mendanai perbaikan fasilitas persampahan yang rusak akibat bencana 2025; DLH Agam menyebut pekerjaan selesai tetapi belum diserahterimakan.

Ilustrasi alat berat di area TPA di luar Indonesia, bukan foto TPA Cumateh di Agam. Foto: Nathan Cima/Unsplash.

AGAM — Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memperoleh dukungan anggaran Rp16,2 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperbaiki Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cumateh di Nagari Sungai Jariang, Kecamatan Lubuk Basung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam, Jafri, mengatakan fasilitas tersebut mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025. Berdasarkan laporan ANTARA Sumatera Barat, Kamis (5/11/2026), pekerjaan perbaikan telah dilaksanakan dan selesai, tetapi hasilnya belum diserahterimakan kepada pemerintah daerah.

Drainase dan stabilitas tebing diperbaiki

Anggaran dari Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat digunakan untuk sejumlah pekerjaan fisik, termasuk pagar TPA, drainase, saluran limbah, dan penanganan tebing.

Baca Juga:  BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sumbar, Warga Diminta Waspada Malam Hari

Kerusakan akibat bencana sebelumnya dilaporkan meliputi titik longsor pada area TPA, jalan, dan tebing. Jafri mengatakan longsor juga sempat terjadi ketika perbaikan berlangsung, tetapi tidak menimbulkan dampak yang besar terhadap pekerjaan saat itu.

Kapasitas TPA semakin terbatas

TPA Cumateh memiliki luas sekitar tiga hektare dan telah beroperasi lebih dari satu dekade. DLH Agam memperkirakan sampah yang masuk mencapai sekitar 65 ton setiap hari.

Baca Juga:  SAR Padang Cari Pemancing Tenggelam di Danau Maninjau

Jafri menyebut kapasitas lokasi telah terisi sekitar 90 persen sehingga ruang tersisa diperkirakan 10 persen. Angka tersebut merupakan keterangan pemerintah daerah, bukan hasil pengukuran independen oleh GemaSumatra.

Dengan keterbatasan kapasitas tersebut, perbaikan sarana fisik diperlukan untuk menjaga fungsi fasilitas yang sudah ada. Namun, laporan perbaikan ini belum menyebut adanya perluasan kapasitas atau pembangunan TPA pengganti.

Baca Juga:  Cuaca Sumatra 18 September 2026: Sumut Siaga Hujan Lebat, Tujuh Provinsi Waspada

Sumber informasi: ANTARA Sumatera Barat, 5 November 2026. Foto utama: ilustrasi operasi tempat pembuangan akhir di luar Indonesia oleh Nathan Cima/Unsplash, bukan foto TPA Cumateh. Editor: Azlan Shah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *